Kilas Balik Kepengurusan HMPS Pendidikan IPA FMIPA UNM Periode 2016-2017



Narasumber: A Nuur Taufik Rahmat S. Pd
            Kakanda Andi Taufik Rahmat merupaka ketua umum HMPS Pendididkan IPA perriode 2016-2017 angkatan 2014 dan merupakan ketua umum yang ketiga HMPS Pendididkan IPA FMIPA UNM yang lahir pada 2 januari 1996 bersal dari bulukumba seulawesi selatan
            Sebagai seorang ketua umum tentunya mempunyai target awal pada saat menjabat sebagai ketua umum HMPS Pendididkan IPA FMIPA UNM. Kakanda taufik mengatakan “target awal atau target organisasi pada saat saya menjabat sebagai ketua umum tentunnya mengadakan seretariat HMPS Pendididkan IPAFMIPA UNM.  Adapun struktur organisassi pada periode 2016-2017 yaitu terdiri dari ketua umum yaitu kakanda Taufik, sekertaris Umum yaitu kakanda dini rahayu Oktaviana, Bendahara kakanda St Kurnia daria, ketua bidang 1 yaitu Kakanda Wahyuni Adam, Ketua Bidang 2 yaitu kakanda Fadhilla Utami A, Ketua Bidang 3 yaitu Kakanda Muh Fiqhi Y.H. Abugar. Pada periode kakanda Taufik Tidak memiliki Wakil Sekertaris dan Wakil Bendahara
            Pada periode Kakanda sama seperti pada periode sebelumya yakni mempunyai 3 bidang. Yaitu bidang 1 (Pengembangan dan Pemberdayaan organisasi ) dengan program kerjanya yaitu Up Greading, Sigma IPA (-Studi dan Latihan Generasi Mahasiswa IPA) dan Kajian Kontenporer, Bidang 2 ( Pengembangan Minat dan Potensi Mahasiswa) dengan program kerjanya yaitu pelatihan karya tulis ilmiah (PKTI), SERAGAM IPA, dan Bidang 3 ( Pengabdian dan Hubungan Masyarakat) dengan program kerjanya yaitu Bakti Sosial (Baksos), ISC (Integrate Sains Competition) dan program kerjanya semuanya dapat terlaksan hanya saja terdapat rekomendasi yang tidak di jalankan
            Dinamika pada periode 2016-2017 yaitu adanya kecemburuan sosial karena terdapat dua kelas yang di jadiakan satu kedalam kepengurusan, apabila ada keputusan mungkin ada yang mengatakan bahwa salah satu dari kepengurusan berpihak dan segalanya. Dan itulah yang menjadi kendala terbesar dalam kepengurusan kakanda taufik. Kemudaian dinamika selanjutnya itu adanya keterbatasan dimana seperti yasng kita ketahui bahwa jumlah laki-laki yang ada di Prodi Pendidikan IPA sedikit dan di periode kakanda taufik sedikit laki-laki yang menjadi pengurus, Jadi segala keputusan memang perlu untuk di pertimbangkan dengan matang karena untuk menglogiskan cerita, Laki-Laki mudah di pahamkan dari pada perempuan dan apabila berhadapan dengan perempuan agak sulit,  Jadi disitulah cara untuk memberikan pemahaman yang lebih kepada pengurus perempuan. “perempuan Memang agak berbeda dengan sedikit dan disitulah letak dinamika pada periode saya yaitu kebanyakan perempuan yang hanya sedikit laki-laki jadi diperlukan pemahaman pemahaman yang lebih untuk perempuan” menurut akan tetapi terdapat pula dinamika yaitu terdapat beberapa pengurus yang keluar karena kendala pada kesehatan buka.  hanya itu saja dinamika selanjutnya yaitu terdapat juga intervensi-intervensi dari luar yang masuk ke dalam kepengurusan Kakanda Taufik tetapi Alhamdulillah semua dapat teratasi dengan baik, karena semakin banyak yang intervensi dari luar dan teman-teman yang menggiring opini sehingga terkena intervensi tersebut tetapi Alhamdulillah bisa teratasi dengan baik dan bisa menjadi kompak lagi seperti semula menurut Kakada Taufik.
            Untuk lagu HMPS Pendidikan IPA pada periode Kanda Taufik masih dirumuskan pada saat itu di mana lagu tersebut diciptakan oleh tanda Guntur tapi lagu tersebut belum bisa digunakan karena belum masuk dalam konstitusi atau pedoman organisasi lagu tersebut sering dinyanyikan dan menjadi ikon untuk himpunan jadi diambilah keputusan lagu HMPS Pendidikan IPA dibawa ke forum Mumas dan dikatakan bahwa inilah yang menjadi Mars dan Hymne HMPS pendidikan IPA FMIPA UNM. Jadi lagu tersebut dapat digunakan setelah masuk ke dalam pedoman organisasi pada saat Mumas III dan yang digunakan sampai sekarang.
            Harapan untuk kepengurusan selanjutnya yaitu dijadikan himpunan sebagai wadah untuk melatih semua adik-adik sebelum terjun ke dunia pekerjaan karena seluruh dinamika yang ada kehidupan di kehidupan luar itu bisa di rasakan di dunia kampus dan nikmat Allah masa-masa itu karena pada masa masa itulah tidak ada intervensi intervensi semisal seperti politik maka dari itu Nikmatilah hal-hal yang menyenangkan pada masa tersebut sehingga adik adik mau berproses di dalamnya dan jangan menjadi mahasiswa yang hanya kuliah pulang dan tidak ada pembeda berbeda dengan mahasiswa yang lainnya apabila tidak ada perbedaan maka bisa dikatakan tidak ada kelebihan menjadi mahasiswa di luar sana orang-orang yang mempunyai kelebihan, pasti mempunyai kelebihan nilai yang dicari di luar sana dan dunia kita maka selagi kewajibannya masih bisa menjadi seorang mahasiswa dan berkuliah di iringi dengan berorganisasi karena di situlah banyak pengajaran yang tidak dapat menjadi pembeda itu penting karena punya nilai jual, dimana nilai jual sangat urgent
            “Selama menjadi selama menjadi ketua umum HMPS pendidikan IPA Periode 2016-2017 mempunyai manfaat yaitu banyak pengalaman yang saya dapat saya menjadi mahasiswa yang berbeda dengan mahasiswa lainnya yang tidak berorganisasi banyak pelajaran yang dapat saya dapatkan dan sampai sekarang apabila tidak ada organisasi Saya tidak akan menjadi seperti sekarang ini dan alhamdulillah saya berorganisasi dan di situlah kenikmatan berorganisasi sampai sekarang hingga saya berbeda dari yang lainnya dengan teman-teman yang tidak berorganisasi” ungkap Kakanda Taufik.

Komentar

Postingan Populer